Alhamdulillah, Aku dapat nilai D !

on Sabtu, 28 Februari 2009

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Ini adalah kisahku sendiri, aku ceritakan semoga bisa membawa manfaat. Dengan sangat semangat kulihat antusias Wawan menceritakan kisahnya.

Saat itu aku masih jadi mahasiswa di tahun ke tiga, atau ke dua. Sepertinya Wawan agak lupa. Tapi kalau kejadiannya aku tidak lupa, masih ingat dan terus aku ingat. Sebab kejadian itu sangat istimewa bagiku.

Saat itu aku sedang mengulang Mata Kuliah Medan Elektromagnet. Pada tahun sebelumnya sebenarnya aku sudah dapat. Hanya saja nilaiku C. Menurutku, aku seharusnya dapat nilai yang lebih baik. Ya minimal B lah. Masa nilaiku yang lain saja A dan B, trus Medan ini dapat C.

Aku yakin aku bisa mendapat nilai yang lebih baik saat ini. Keyakinanku itu kemudian mulai kendur ketika aku mendapati dosen pengajarku adalah Dosen yang sama yang telah mengajarku di tahun sebelumnya. Aduh mak !, dosen ini lagi.. gumanku dalam hati.

Tapi sebagai seorang mahasiswa dengan idealisme tinggi aku tetap mencoba yakinkan diri bahwa aku bisa. Memang harus begitu kan ? nda boleh nyerah, harus menghadapi keyataan dengan tegar. Saat itu..

Hari demi hari kuliah medan aku jalani, sepertinya kejadiannya sama dengan tahun kemarin. Aku nda ngeh dengan cara dosen ini ngajar. Sudah aku coba pahami, aku pelajari, tetap saja nda masuk. Sudah dari awal aku coba ikut kelas lain, siapa tahu dosennya beda. Ternyata, kelas lain juga sama dosennya. Nda jadi deh..

Nah, saat akhir-akhir periode kuliah mendekati ujian akhir, sang dosen ngasih banyak contoh-contoh soal. Aku gembira sekali, sebab berdasarkan pengalaman tahun kemarin, contoh soal yang diakhir masa kuliah ini yang biasanya akan dijadikan soal ujian oleh dosen. Atau minimal mirip. Serupa tapi tak sama.

Nah, tibalah masa ujian akhir. Malam harinya aku sudah persiapkan dengan sangat matang ( menurutku..). Aku sudah belajar mulai dari bab awal sampai akhir. Sudah belajar semua contoh soal yang diberikannya. Sudah mencoba mengerjakan soal-soal tambahan, dan tak lupa,menghapal rumus matematikanya. Hal terakhir ini nih, yang membuatku agak eror. Rumusnya buanyak sekali dan sulit dihapalnya. Ya sudah sebisanya saja.

Tak lupa aku panjatkan doa dengan khusuk agar besok aku diberi kemudahan dan mendapatkan hasil yang terbaik. Pagi hari aku sempat sedikit mengulang pelajaranku. Sebelum berangkat dari kost, aku tundukkan dulu kepalaku. Aku berdoa pada Allah..

Ya Allah, bimbinglah hambaMu ini. Berilah kemudahan untuk mengerjakan soal ujianku hari ini. Berilah kemudahan untuk mengerjakan soal teori medan yang hari ini aku jalani. Dan berikanlah yang terbaik ya Allah. Luluskanlah aku dengan nilai yang terbaik.

Siap, mantab.. alhamdulillah.. aku ingat-ingat kembali. Belajar sudah, berdoa setelah sholat sudah. Sholat malam sudah, dhuha sudah, berdoa sebelum berangkat sudah. Minta didoakan ibu.. ( nih yang sangat penting juga ) sudah juga. InsyaAllah aku sudah melakukan yang terbaik.. dan aku siap ujian teori medan hari ini...

Bismillahi tawakaltu 'alalloh., kulangkahkan kakiku menuju kampus..

kisahnya di pause dulu ya, istirahat. jangan lupa ada sambungannya lho..

0 komentar:

Posting Komentar